19 May 2026
Oleh:
Latifa Azzahra
Sumber Gambar:
Dokumentasi Panitia
Jakarta, 16 Mei 2026 – Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs (CSSMoRA) berkolaborasi dengan Youth Ranger Indonesia menyelenggarakan Talkshow CSSMoRA di Aula PKU-MI Istiqlal, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan generasi muda melalui diskusi mengenai kepemimpinan, public speaking, pendidikan pesantren, serta kontribusi pemuda sebagai agen perubahan di era Indonesia Emas 2045.
Acara dibuka oleh Master of Ceremony, Aisya Andinata selaku Staf Brand Ambassador Youth Ranger Indonesia bersama Musyaffa Shidqi. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ahmad Rizki selaku Ketua Umum CSSMoRA. Dalam sambutannya, Ahmad Rizki menekankan pentingnya membangun ruang kolaboratif bagi mahasiswa santri agar mampu berkembang secara akademik, sosial, dan profesional.
Talkshow sesi pertama dimoderatori oleh Dimas Dwi Pangestu selaku CEO Representatives External Youth Ranger Indonesia dengan menghadirkan Dr. H. Basnang Said, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia sekaligus Dewan Pakar NUO.
Dalam pemaparannya, Dr. Basnang Said menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran sebagai instrumen demokrasi dan agen perubahan sosial. Menurutnya, pesantren memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter generasi muda melalui penanaman nilai akhlak, etika, dan kemampuan adaptasi di tengah perkembangan zaman. “Mahasiswa santri memiliki keunggulan tersendiri karena tidak hanya memiliki ilmu, tetapi juga akhlak. Nilai pesantren harus tetap ditonjolkan dalam kehidupan kampus maupun lingkungan sosial,” ujar Dr. Basnang Said.
Ia juga menyoroti tantangan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045 serta pentingnya kontribusi generasi muda untuk mulai merancang masa depan sejak dini melalui peningkatan kualitas diri, penguasaan keterampilan, dan pemanfaatan peluang teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI). Selain itu, peserta didorong untuk memperluas relasi dengan aktif dalam mengikuti organisasi maupun komunitas sebagai ruang bertumbuh.
Pada sesi tersebut, Dimas Dwi Pangestu turut menyampaikan pesan kepada peserta agar tidak takut menghadapi perubahan. “Pahami bahwa perubahan bukan hal yang salah. Cari mentor, cari partner, cari inspirator,” ujarnya. Ia juga menutup sesi dengan pesan reflektif, “Gunakan waktu sebaik mungkin dalam 24 jam yang kita punya setiap harinya”.
Memasuki sesi kedua, talkshow dipandu oleh Putri Zafira selaku Staf Content Creator Youth Ranger Indonesia bersama dua narasumber inspiratif, yaitu Rafiq Rizki Prabiwo selaku Deputy Chief Project Officer dan Faisa Agara Amarullah selaku Staf Community Engagement yang juga merupakan anggota aktif Impactman 8.0 Youth Ranger Indonesia. Sesi ini membahas pentingnya pengembangan kemampuan leadership dan public speaking bagi generasi muda dalam menghadapi dunia organisasi dan karier profesional.
Dalam pemaparannya, Faisa menjelaskan bahwa kemampuan berbicara di depan umum menjadi salah satu keterampilan penting yang dapat menunjang peluang karier dan pengembangan diri. Ia menekankan pentingnya kesiapan mindset, latihan public speaking, serta pemahaman terhadap unsur vokal, visual, dan verbal dalam teknik komunikasi. “Ketika ingin memulai sesuatu dan menyukai public speaking, jangan menunggu ketika kita sudah hebat, tapi mulailah untuk menjadi hebat,” ujar Faisa.
Sementara itu, Rafiq menyoroti pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan empati, kemampuan mendengar, dan keberanian untuk bertanggung jawab dalam memimpin tim. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya bertugas memberi arahan, tetapi juga harus mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan bersama. “Pemimpin yang baik harus menyiapkan timnya untuk menjadi pemimpin-pemimpin selanjutnya,” ujar Rafiq.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama seluruh ketua umum organisasi, penampilan tarian traditional, pengumuman pemenang lomba, serta sesi dokumentasi bersama.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang inspiratif bagi santri muda untuk terus mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta membangun koneksi yang mendukung proses bertumbuh dan berkarya. CSSMoRA bersama Youth Ranger Indonesia juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program kolaboratif yang mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Mental Block? Gak Zaman! Ini Dia Tips Ampuh Untuk Say Goodbye to Mental Block Ala Gen Z
15 Jul 2024
Youth Ranger Indonesia Eksplorasi Dunia Media Melalui Company Visit ke Harian Kompas
04 Oct 2025
Youth Ranger Indonesia Hadir dalam Media Visit ke Kantor Media Indonesia, Perkuat Pemahaman Jurnalistik di Kalangan Pemuda
27 Jun 2025