14 Apr 2026
Oleh:
Latifa Azzahra
Sumber Gambar:
Dokumentasi Panitia
Jakarta, 27 Februari 2026 - Youth Ranger Indonesia berkolaborasi dengan Wardah melalui program Ngabubulight+ yang sukses diselenggarakan dengan bertajuk “Calmly Reset Your Light” yang bertempat di Melting Pot, MBloc, Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum reflektif bagi generasi muda untuk melakukan evaluasi diri serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental selama bulan Ramadan.
Acara ini dihadirkan sebagai respons terhadap kehidupan modern yang semakin cepat dan penuh tekanan, di mana banyak individu cenderung lebih berfokus pada performa dibandingkan kondisi emosionalnya. Melalui momentum Ramadan, peserta diajak untuk melakukan self check-in, menata ulang pikiran, serta memahami bahwa menjaga kesehatan mental merupakan bagian penting dari perjalanan spiritual dan keseharian.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi interactive talk yang menghadirkan Giftia Wardani selaku Adult Clinical Psychologist serta Shireenz sebagai content creator muda. Dalam sesi ini, para narasumber membahas fenomena overthinking yang kerap muncul meskipun seseorang telah memiliki niat baik selama Ramadan. Disampaikan bahwa seringkali beban bukan berasal dari ibadah itu sendiri, melainkan dari ekspektasi berlebih terhadap diri sendiri maupun tekanan sosial yang ada di sekitar.
Dalam pemaparannya, Giftia Wardani menjelaskan bahwa kondisi emosional yang tidak terkelola dapat membuat proses ibadah terasa lebih berat. Ia menekankan pentingnya emotional awareness, yaitu kemampuan untuk mengenali kondisi diri secara sederhana tanpa menghakimi. “Seringkali yang membuat Ramadan terasa berat bukan ibadahnya, tetapi pikiran kita sendiri,” ungkapnya. Ia juga memperkenalkan konsep emotional check-in sebagai langkah sederhana untuk menjaga keseimbangan diri.
Disamping itu, Shireenz turut membagikan pengalaman pribadinya sebagai seorang public figure yang menghadapi ekspektasi publik selama Ramadan. Ia menyampaikan bahwa tekanan untuk selalu terlihat konsisten dan inspiratif dapat memicu overthinking sehingga penting untuk memahami batas diri dan tidak terjebak dalam standar yang tidak realistis. Perspektif ini memberikan gambaran nyata bahwa tekanan tidak hanya datang dari dalam diri, tetapi juga dari lingkungan sosial.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi guided journaling practice yang dipandu langsung oleh psikolog. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menuliskan pikiran dan emosi mereka melalui berbagai prompt reflektif yang telah disediakan. Journaling diperkenalkan untuk merapikan pikiran, mengurangi mental clutter, serta membantu individu untuk lebih terhubung dengan dirinya sendiri tanpa tekanan untuk menjadi sempurna. Peserta diberikan ruang yang aman dan suportif untuk mengekspresikan diri, dengan penekanan bahwa tidak ada tulisan yang benar atau salah, serta tidak ada kewajiban untuk membagikan hasil refleksi kepada orang lain. Suasana yang hangat dan inklusif menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini sehingga peserta dapat menjalani proses refleksi dengan lebih nyaman dan bermakna.
Sebagai penutup, sesi diakhiri dengan penyampaian pesan dari para narasumber yang menegaskan bahwa proses reset tidak harus dimulai dari perubahan besar, melainkan dapat dilakukan melalui langkah-langkah kecil yang konsisten. Ramadan dipandang sebagai starting point untuk bertumbuh, bukan sebagai ajang pembuktian, sehingga setiap individu dapat menjalani prosesnya dengan lebih tenang dan penuh kesadaran.
Melalui kegiatan Ngabubulight+ ini, Youth Ranger Indonesia bersama Wardah berharap dapat terus menghadirkan ruang-ruang reflektif yang mendukung kesehatan mental generasi muda. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong individu untuk lebih peduli terhadap kondisi emosionalnya, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk bertumbuh secara lebih utuh, baik secara spiritual maupun psikologis di kehidupan.
Duta Potensi Pemuda Indonesia 2025 Resmi Dinobatkan! Kolaborasi Kemenpora R.I dan Youth Ranger Indonesia Cetak Pemimpin Muda Bangsa
20 Feb 2025
Mood Liburan Udah Habis, Semangatnya ikut habis? Hati-hati kena Post-Holiday Blues!
03 Jun 2025
Youth Ranger Indonesia Eksplorasi Dunia Media Melalui Company Visit ke Harian Kompas
04 Oct 2025