Jakarta, 18 Desember 2025 - Youth Ranger Indonesia (YRI) bersama Dompet Dhuafa menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp128 juta untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatera. Donasi tersebut merupakan hasil dari gerakan kolektif pemuda yang diinisiasi oleh Youth Ranger Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi.
Serah terima donasi dilakukan secara simbolis pada Kamis (18/12/2025) di Philanthropy Building Dompet Dhuafa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dan diterima langsung oleh Bapak Ahmad Juwaini selaku Ketua Pengurus Dompet Dhuafa. Serah terima tersebut dihadiri oleh perwakilan Youth Ranger Indonesia, yakni Rinaldi Nur Ibrahim selaku Founder Youth Ranger Indonesia, Dhiya Nawwariyah selaku CEO Representative Governance, serta Dimas Dwi Pangestu selaku CEO Representative External. Sementara dari pihak Dompet Dhuafa dihadiri oleh Tim Brand Activation dan Community Relation Dompet Dhuafa.
Sebagai organisasi dan platform pengembangan potensi pemuda, Youth Ranger Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya membangun skill dan kepemimpinan anak muda, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam aksi sosial dan kemanusiaan. Melalui kolaborasi ini, YRI menginisiasi penggalangan dana atas nama pemuda Indonesia bantu Sumatera yang dilakukan secara terbuka melalui platform Dompet Dhuafa.
Penggalangan dana ini merupakan aksi kolektif yang melibatkan berbagai komunitas dan jaringan pemuda di seluruh Indonesia, di antaranya Trash Ranger ID, Woman Hub, Toco Ranger, Duta Potensi Pemuda, Genre Indonesia, Pramuka, Zeekend, Muda Mudahan, serta belasan komunitas lainnya. Kolaborasi lintas komunitas ini mencerminkan semangat solidaritas dan gotong royong generasi muda dalam merespons bencana.
Founder Youth Ranger Indonesia, Rinaldi Nur Ibrahim, turut mengajak publik untuk berpartisipasi melalui penyebaran informasi kondisi lapangan banjir dan longsor di Sumatera. Respons publik yang tinggi menjadi salah satu faktor yang mendorong terkumpulnya donasi dalam waktu kurang dari satu bulan, sejak 28 November hingga 17 Desember 2025.
Youth Ranger Indonesia memandang bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan oleh korban langsung, tetapi juga oleh korban tidak langsung, seperti mahasiswa perantauan asal Sumatera yang keluarganya terdampak secara ekonomi. Beberapa anggota Youth Ranger Indonesia (Impactman dan Rangers) turut merasakan dampak tersebut, sehingga harus berjuang menjalani perkuliahan di tengah keterbatasan akses dan ekonomi yang disebabkan oleh bencana banjir di Sumatera.
Melalui kolaborasi ini, YRI menegaskan bahwa generasi muda bukan hanya objek bantuan, tetapi juga subjek perubahan. Stigma pemuda yang apatis dan labil dipatahkan melalui aksi nyata solidaritas sosial yang terorganisir dan berkelanjutan.
Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Bapak Ahmad Juwaini, mengapresiasi peran Youth Ranger Indonesia dan jejaring pemudanya yang mampu menggerakkan kepedulian secara masif dan terstruktur. Ia menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak serta membuka peluang kolaborasi lanjutan dalam aksi kemanusiaan di lapangan.
Ke depannya, Youth Ranger Indonesia bersama Dompet Dhuafa tengah mempersiapkan koordinasi lanjutan untuk penyaluran bantuan langsung ke wilayah terdampak. Selain bantuan logistik, YRI juga membuka peluang kontribusi melalui aksi kemanusiaan, seperti Psychological First Aid (PFA) dan dukungan sesuai kompetensi anggota, termasuk tenaga kesehatan.
Bagi Youth Ranger Indonesia, solidaritas pemuda adalah energi perubahan. Ketika satu bagian bangsa terluka, bagian lain terpanggil untuk bergerak. Gerakan ini menjadi langkah awal bagi pemuda Indonesia untuk bersama-sama berkontribusi dalam pemulihan Sumatera yang lebih kuat dan berdaya melalui upaya kemanusiaan. Youth Ranger Indonesia meyakini bahwa pemulihan pascabencana memerlukan peran aktif pemuda yang konsisten dan peduli agar masyarakat terdampak dapat pulih serta kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Penulis:
Latifa Azzahra