10 Jul 2026
Oleh:
Faisa Agara Amarullah
Sumber Gambar:
Dokumentasi Panitia
Jakarta, 25 Juni 2026 - Ruang Gagasan bekerja sama dengan Youth Ranger Indonesia kembali menyelenggarakan Ruang Gagasan 2026 dengan mengangkat tema “Pasar Kerja Makin Kompetitif: Masuk Susah, Bertahan Susah”. Kegiatan ini berlangsung di Coresite Hub, CORE Indonesia, dan diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan anak muda dan masyarakat umum.
Ruang Gagasan 2026 hadir sebagai wadah dialog terbuka untuk membahas tantangan ketenagakerjaan yang semakin kompleks, khususnya bagi generasi muda, pekerja mid-career, serta kelompok korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Diskusi ini menyoroti realitas bahwa tantangan dunia kerja tidak hanya terletak pada sulitnya memperoleh pekerjaan, tetapi juga pada upaya bertahan dan berkembang di tengah perubahan kebutuhan industri dan persaingan yang ketat.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan utama yang harus dimiliki anak muda agar dapat terserap dan bertahan di pasar kerja, sekaligus membahas sejauh mana peran negara diperlukan dalam memfasilitasi hal tersebut. Selain itu, forum ini juga mendorong perumusan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang realistis untuk membantu pekerja mid-career dan korban PHK agar tetap memiliki peluang dalam dunia kerja.
Diskusi berlangsung secara partisipatif melalui pemaparan materi singkat oleh para pemantik, dilanjutkan dengan sesi diskusi kelompok yang didampingi fasilitator. Peserta diajak untuk mengulas kondisi aktual pasar kerja, mengidentifikasi permasalahan di dunia kerja, serta merumuskan alternatif solusi yang aplikatif berdasarkan perspektif dan pengalaman masing-masing.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi presentasi hasil diskusi kelompok, di mana peserta menyampaikan gagasan dan rekomendasi yang telah dirumuskan. Berangkat dari tema “Pasar Kerja Makin Kompetitif: Masuk Susah, Bertahan Susah”, forum ini menegaskan bahwa persoalan ketenagakerjaan tidak hanya berkutat pada kemampuan individu pencari kerja, tetapi juga pada ekosistem kebijakan yang belum sepenuhnya adaptif terhadap perubahan kebutuhan industri. Diskusi berfokus pada dua isu utama, yakni apa yang sebenarnya dibutuhkan anak muda agar dapat terserap dan bertahan di pasar kerja, serta program atau kebijakan apa yang realistis untuk membantu pekerja mid-career dan korban pemutusan hubungan kerja agar tetap memiliki peluang kerja yang layak.
Melalui pemaparan pemantik dan diskusi kelompok, peserta merekomendasikan perlunya penguatan peran negara dalam penyediaan skema pelatihan ulang (reskilling), perluasan akses transisi karier bagi pekerja yang terdampak PHK, serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi masukan awal bagi perumusan kebijakan ketenagakerjaan yang lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan tenaga kerja di Indonesia.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Youth Ranger Indonesia dan Ruang Gagasan berharap dapat terus menghadirkan ruang diskusi yang relevan, reflektif, dan berdampak bagi penguatan peran generasi muda dalam merespons isu-isu di tengah masyarakat.
Ngabubulight+ Wardah Bersama Youth Ranger Indonesia Hadirkan Ruang Refleksi Kesehatan Mental bagi Generasi Muda melalui “Calmly Reset Your Light”
14 Apr 2026
Mental Block? Gak Zaman! Ini Dia Tips Ampuh Untuk Say Goodbye to Mental Block Ala Gen Z
15 Jul 2024
Bingung Membangun Personal Branding? Ini Dia Tips Membangun Personal Branding di Media Sosial!
07 Oct 2024